My Best Story: Best Friend Forever

Mumpung lagi rajin, share juga buku yang sudah lama sekali saya ingin merekomendasikannya kepada teman teman belia. *eh saya juga masih belia lho … kan kita kawan

Ehm … buku yang ada di tangan saya sekarang adalah buku dengan judul my best story “Best Friend Forever” Kumpulan 10 cerita dari 10 penulis ternama.

Buat yang koleksi buku dengan tulisan penulis terkenal. Pasti girang punya buku ini. Begitu juga dengan saya.

Buku ini unik sekali. Mewakili 5 penulis anak (ini asli masih anak-anak) dan 5 penulis mewakili penulis bacaan anak yang sudah dewasa.

Jadi, jika kalian ingin belajar bagaimana menulis cerita belia *aduh tiba-tiba saya jadi hilang orientasi inih huhuhu* moga buku ini termasuk buku belia ya *berdoa* , buku ini saya rekomendasikan untuk dimiliki dan dibaca. Cerita pendek-pendek tentang persahabatan ini ditulis dengan gaya bahasa yang ringan dan ceritanya menghibur.

Cerita pertama yang mengambil perhatianku adalah cerita yang ditulis oleh Ayunda Nisa Chaira, atau biasa dipanggil Ayunda. Dia adalah penulis cilik produktif yang kini sudah remaja (SMA). Cerita yang ditulisnya sangat menyentuh dan mengharu biru. Bagaimana seorang remaja tuna rungu dan tuna wicara menciptakan dirinya dengan kepribadian yang lain di dunia maya! Menjadi seorang remaja populer di dunia maya menggiringnya memiliki banyak teman, pujian dan gank di dunia maya. Dunia yang tidak nyata. Kebahagiaan yang semu itu sempat membuatnya bangga, sampai pada suatu titik, dia menerima email dari seseorang yang mirip dengan dirinya. akhirnya dia tersadarkan bahwa dia menjadi anak yang kurang bersyukur.

Bagimana akhir dari kisah tentang Michelle Evanna? Lanjutannya ada di buku ‪#‎BFF‬

Ada lagi ceritanya mbak Haya Aliya Zaki. Cerpennya bercerita tentang tiga jagoan kecil yang penasaran dengan suara aneh dari rumah tua. Duh … perutku sampai kejang karena geli. Pengen tahu suara-suara mengerikan itu suara apa? hmm … cari tahu sendiri ya di buku itu hehhe

Kisah yang lain yang mengharukan dari mas Parlis Jaya. Yang intinya Best friend selalu ada saat dibutuhkan dan selalu siap sedia dimanapun, kapan pun dan dalam keadaan apapun. Hmm … pelajaran yang sangat berharga dalam menjalin persahabatan.

Dan … masih ada 7 cerita yang tak kalah seru dan menarik di dalam buku #BFF ini. Kaver bukunya sederhana, dengan dua anak remaja yang sedang tersenyum sammbil bergandengan tangan, dalam sebuah lingkaran berwarna merah pastel dengan latar belakang warna hijau telur asin. *untuk urusan warna ini, saya memang agak bermasalah ini T_T maafkan jika salah menyebutkan warnanya. Pasti, ada makna tersembunyi dibalik pembuatan kaver ini kan ya. Nice cover!

Siapa sajakah penulis penulis keren yang menulis di buku ini? Selain mbak Haya dan mas Parlis, ada mbak Veronica Widyastuti, mbak Rae Sita Patappa dan mas Denny Wibisono, Ayunda, Ninis, Nabila, Donna, dan Ramya.

Judul: Best Friend Forever
Penerbit: Dar!Mizan
Tebal: 201 Halaman

Continue reading

Advertisements